Kita tidak sedang mengikat janji kan, sayang ?
Ketika syair-syair dilantunkan dan suara hati diperdengarkan
Dengan nada paling biru menghancurkan tembok terangkuh
Dan aku hanyut dalam kelam matamu
Kita tidak sedang mengukir rindu kan, sayang ?
Ketika kecupanmu meledakkanku dalam pilu
Dan senyummu meruntuhkan egoku
Hingga aku luruh dalam gigil dekapmu
Kita tidak sedang berpurapura rindu dan jatuh cinta, kan ?
Bermain-main dengan rasa yang entah
Mengendapkan hati pada secangkir kopi pekat
Dan purnama benderang di langit kelam
Sungguh, tak kumengerti apa dan mengapa..
Aku jatuh dalam airmatamu..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar